ARTIKEL PINTASAN

Wednesday, April 23, 2014

Real Madrid VS Bayern Munchen: Tensi Sejarah




Real Madrid VS Bayern Munchen Liga Champion 2014 (foto: blogspot)
Real Madrid VS Bayern Munchen: Tensi Sejarah - Pertandingan sepak bola bukan hanya sebatas ukuran lapangan semata. Pertandingan sepak bola, untuk diamati, lebih dari itu. Di stadion terdiri atas lapangan (tempat bermain), tribun penonton, dan tempat-tempat lainnya.
Di tempat kedua itulah muncul atraksi-atraksi yang tak kalah seru dibandingkan atraksi dan kelincahan para pemain di lapangan hijau. Mereka acapkali menabuh genderang, bersorak sorai, melambaikan tangan secara bersamaan, hingga memercikkan kembang api. Tak jarang pula para suporter saling sindir dan saling memicu kerusuhan.
Suporter punya tensi , punya fanatisme yang relatif, punya kreasi, dan sebagainya dalam mendukung tim kesayangan mereka. Tensi itulah yang menggerakkan mereka. Salah satu tensi mereka berasal dari sejarah. Entah itu sejarah antarklub, sejarah antarnegara, sejarah antarsuporter, maupun sejarah antaretnis.
Indonesia, misalnya, punya sejarah antaranegara yang cukup kuat dengan negara serumpun, Malaysia. Secara etnisitas, Malaysia dan Indonesia merupakan dua negara yang berasal dari nenek moyang yang sama, bagian dari Austronesia. Malaysia dan Indonesia juga berasal dari etnis yang sama, Melayu. Namun, sejarah kolonial memisahkan keduanya, dikuasi oleh Inggris dan Belanda. DI luar itu, Malaysia dan Indonesia juga memiliki sejarah pahit. Soekarno, dengan alasan politis, membenci sikap politik Malaysia yang tidak sejalan dengan pilihan politik internasional Soekarno pada, sehingga memunculkan “Ganyang Malaysia!”. Tensi sejarah yang kompleks ini menyebabkan tensi suporter Malaysia dan Indonesia sulit bersatu. Selalu ada perilaku “unik” dalam pertandingan kedua tim nasional.
Di klub Eropa, yang kini sedang memasuki fase seminal Liga Champion (2014), ada dua klub yang memiliki tensi sejarah. Dua klub tersebut akan bertanding malam ini, Kamis (23/04) petang (WIB), di Bernabeu, Madrid, Spanyol. Real Madrid kedatangan tamu tim juara bertahan Liga Champion 2013, Bayern Munchen.
Real Madrid, selaku wakil Spanyol, memiliki sejarah buruk dengan Jerman. Bayern Munchen, selaku wakil Jerman, enggan mengalah dari berbagai lini. Bayern Munchen akan berupaya menjadi tim unggulan, unggul dari hasil pertandingan, unggul sebagai klub elite, serta menjaga keunggulan sejarah.
Pada tahun 1930-an, Jerman ditakuti Spanyol. Invasi Jerman ke Spanyol membuat rakyat Spanyol menderita, dari segi ekonomi dan hak-hak sipil. Di tangan Hitler, Jerman “ingin berkuasa” di tanah Eropa, sehingga berupaya menguasai negara-negara terdekat, termasuk Spanyol.

Luka sejarah ini tentu menyebabkan tensi suporter kedua klub terbilang panas. Bukan tidak mungkin dalam pertandingan Real Madrid dan Bayern Munchen di Bernabeu malam ini akan menyuguhkan atraksi menarik di tepi lapangan, di tribun pendukung kedua klub.

Share this:

Post a Comment

Silakan tinggalkan komentar Anda di sini. Semoga komentar Anda menjadi awal silaturahmi, saling kritik dan saling berbagi.

 
Back To Top
Copyright © 2014 Fredy Wansyah. Designed by OddThemes